Suwarga Garden adalah venue pernikahan outdoor di Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali yang resmi dibuka pada 25 September 2026. Namanya berasal dari kata Sanskerta untuk surga, dan dua latarnya paling mudah dikenali: air terjun dan pohon besar.
Sekilas Suwarga Garden
Luasnya sekitar 6.800 m² dan dapat menampung 50 hingga 1.250 tamu, menurut NOW! Bali dan What's New Indonesia. Informasi resmi venue tersedia di halaman Mövenpick.
Lima area untuk upacara dan resepsi
Waterfall Court menjadi pusatnya, dengan air terjun setinggi tujuh meter yang menyala berganti warna pada malam hari. Banyan Court menawarkan suasana rindang di bawah pohon besar. Tiga area lainnya adalah The Pavilion yang semi-terbuka, The Cascading Lawn, dan The Lawn Court.
Jika cuaca tidak mendukung, resort menyiapkan Akasa Ballroom dan Restoran Anarasa sebagai alternatif indoor.
Lokasi
Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali berada di Jl. Wanagiri No. 1, Jimbaran, terhubung dengan Samasta Lifestyle Village, sekitar 15 menit dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Ide drone show untuk wedding di Suwarga Garden
Pada grand opening-nya, 200 drone iDrone terbang dari rooftop resort dan menggambar air terjun serta pohon besar di langit. Untuk pernikahan, ikon yang sama bisa menjadi pembuka sebelum inisial pasangan, monogram, atau simbol yang punya arti bagi keduanya.
Karena tamu menonton dari garden, formasi dirancang agar terbaca jelas di atas siluet bangunan dan pepohonan. Lihat contohnya di portfolio Suwarga Garden dan pilihan lain untuk pernikahan di halaman wedding.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa kapasitas tamu Suwarga Garden?
Suwarga Garden dapat menampung 50 hingga 1.250 tamu di area seluas sekitar 6.800 m².
Apakah drone show bisa diadakan untuk pernikahan di Suwarga Garden?
Bisa. Pada grand opening 25 September 2026, 200 drone diterbangkan dari rooftop resort. Untuk pernikahan, jumlah drone, formasi, dan titik terbang disesuaikan dengan konsep acara dan persetujuan pihak resort.
Berapa jumlah drone yang cocok untuk pernikahan?
Umumnya 150 hingga 300 drone sudah cukup untuk inisial, monogram, dan beberapa formasi cerita. Jumlah akhirnya bergantung pada konsep dan durasi yang diinginkan.



