Di tengah perayaan pernikahan yang megah dan rangkaian acara yang panjang, ada cerita yang tetap menjadi pusat perhatian: perjalanan cinta Rahmani dan Glen. Pada 12 September 2026, iDrone membantu membawa cerita itu ke langit Plataran Borobudur, Magelang, melalui pertunjukan 150 drone.
Grafis pertunjukan ini bersifat sangat personal bagi pasangan. Peran iDrone adalah membantu menyampaikan kisah yang sudah menjadi milik Rahmani dan Glen melalui rangkaian formasi cahaya di udara.
Sebuah momen dalam rangkaian perayaan
Wedding Rahmani & Glen berlangsung dalam rangkaian perayaan yang panjang. Catatan galeri publik Still Shots mencantumkan akad pada 11 September dan resepsi pada 12 September 2026. Drone show yang ditampilkan dalam portfolio iDrone merupakan bagian dari perayaan tanggal 12 September.
Konteks ini memberi tempat yang jelas bagi pertunjukan: sebuah momen untuk melihat kembali cerita pasangan di tengah perayaan mereka bersama orang-orang terdekat. Dokumentasi dari area resepsi memperlihatkan pasangan duduk berdampingan, menghadap formasi drone yang muncul di atas mereka.
Grafis personal, dari simbol hingga bentuk yang akrab
Rangkaian foto dimulai dengan formasi takeoff menyerupai hati, kemudian menampilkan hati berapi sebagai simbol cinta yang membara. Matahari dan bulan melambangkan Rahmani dan Glen, memberi tempat bagi keduanya dalam bahasa visual pertunjukan.
Salah satu detail yang paling personal adalah formasi kuda. Bentuk ini merujuk pada cerita perjalanan lamaran mereka di Nihi, Sumba. Kenangan dari Sumba tersebut hadir kembali sebagai cahaya pada perayaan pernikahan mereka di Magelang.
Galeri juga memperlihatkan simbol zodiak, figur dengan raket dan bola, simbol musik, cincin, serta empat formasi kucing. Bagian Candi Borobudur dan ikon RG melengkapi dokumentasi pertunjukan. RG merupakan inisial Rahmani dan Glen.
Plataran Borobudur sebagai latar perayaan
Acara berlangsung di Plataran Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Dalam foto dari area pasangan, dekorasi bunga dan bangunan venue membingkai langit malam. Sudut udara memberikan konteks yang berbeda, memperlihatkan formasi sekaligus area resepsi di bawahnya.
Kedua sudut dokumentasi itu melengkapi cerita portfolio. Foto dari dekat memperlihatkan hubungan antara pasangan dan pertunjukan, sedangkan foto udara membantu pembaca memahami bagaimana drone show hadir dalam ruang perayaan yang lebih luas.
Kredit perayaan dan peran iDrone
Dalam unggahan publiknya tentang resepsi Rahmani & Glen, Nadia Mulya menyebut Jamie Aditya sebagai co-MC, Kenisha sebagai wedding organizer, dan Plataran Borobudur sebagai venue. Penyebutan ini mengikuti kredit yang disampaikan dalam unggahan tersebut.
iDrone berperan pada pertunjukan drone: membantu menyampaikan perjalanan cinta pasangan melalui formasi di udara. Penyusunan keseluruhan perayaan melibatkan para pihak dengan perannya masing-masing.
Melihat cerita melalui galeri pertunjukan
Galeri Wedding of Rahmani & Glen mengumpulkan dokumentasi formasi dan sudut pandang dari perayaan ini. Lihat rangkaian fotonya untuk mengikuti bagaimana simbol-simbol personal hadir di langit Plataran Borobudur.
Untuk pasangan yang sedang menyiapkan wedding drone show, cerita Rahmani dan Glen menawarkan titik awal yang berguna: mulai dari hal-hal yang ingin dikenang bersama. Tim iDrone dapat diajak berdiskusi tentang konsep, venue, serta cara menerjemahkan ide tersebut menjadi pertunjukan yang sesuai dengan konteks acara.




